Concrete Mix Ratio Calculator

Hitung rasio campuran beton berdasarkan grade

Masukkan volume beton untuk mendapatkan hasil

Hasil akan dihitung secara otomatis saat input terisi

Kalkulator Campuran Beton – Desain Komposisi Rasio Semen Pasir Kerikil

Hitung kebutuhan semen, pasir, dan kerikil untuk campuran beton berdasarkan perbandingan rasio. Cocok untuk perencanaan konstruksi rumah, jalan, atau bangunan sederhana.

Rumus Perbandingan Berat Campuran Beton

Berat Material = (Rasio Material / Total Rasio) × Volume Beton × 2400

Keterangan:

  • sRasio semen (berat)
    Rasio semen (berat)(contoh: 1)
  • pRasio pasir (berat)
    Rasio pasir (berat)(contoh: 2)
  • kRasio kerikil (berat)
    Rasio kerikil (berat)(contoh: 3)
  • VVolume beton yang dibutuhkan (m³)
    Volume beton yang dibutuhkan (m³)(contoh: 1)

Cara Menggunakan

  1. 1

    Tentukan Perbandingan Campuran

    Masukkan rasio semen, pasir, dan kerikil sesuai kebutuhan mutu beton. Misalnya untuk beton normal sering digunakan perbandingan 1 : 2 : 3 (semen : pasir : kerikil).

  2. 2

    Masukkan Volume Beton yang Dibutuhkan

    Isi volume beton dalam meter kubik (m³). Contoh: untuk lantai rumah seluas 10 m² dengan tebal 12 cm, volume = 10 × 0,12 = 1,2 m³.

  3. 3

    Klik Hitung dan Lihat Hasil

    Kalkulator akan menampilkan kebutuhan semen (kg), pasir (kg), dan kerikil (kg). Hasil juga dikonversi ke zak semen (1 zak = 50 kg) untuk memudahkan pembelian.

Contoh Perhitungan

Contoh 1 – Beton Mutu Sedang (Rasio 1:2:3)

Soal:

Pak Budi ingin membuat sloof beton bertulang dengan volume total 1,5 m³. Ia menggunakan campuran 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil (berat). Berapa kebutuhan setiap material?

Penyelesaian:
  1. 1.Hitung total rasio = 1 + 2 + 3 = 6 bagian.
  2. 2.Berat total beton = 1,5 m³ × 2400 kg/m³ = 3600 kg.
  3. 3.Berat semen = (1/6) × 3600 kg = 600 kg ≈ 12 zak (50 kg/zak).
  4. 4.Berat pasir = (2/6) × 3600 kg = 1200 kg.
  5. 5.Berat kerikil = (3/6) × 3600 kg = 1800 kg.
Hasil:Semen: 600 kg (12 zak), Pasir: 1200 kg, Kerikil: 1800 kg.

Dengan perbandingan 1:2:3, Pak Budi membutuhkan 12 zak semen, 1,2 ton pasir, dan 1,8 ton kerikil untuk 1,5 m³ beton.

Contoh 2 – Beton Volume Kecil (Rasio 1:1,5:2,5)

Soal:

Sebuah proyek pembuatan kolom praktis memerlukan 0,4 m³ beton dengan perbandingan 1 semen : 1,5 pasir : 2,5 kerikil. Hitung material yang diperlukan.

Penyelesaian:
  1. 1.Total rasio = 1 + 1,5 + 2,5 = 5 bagian.
  2. 2.Berat total beton = 0,4 m³ × 2400 kg/m³ = 960 kg.
  3. 3.Berat semen = (1/5) × 960 kg = 192 kg ≈ 4 zak (200 kg).
  4. 4.Berat pasir = (1,5/5) × 960 kg = 288 kg.
  5. 5.Berat kerikil = (2,5/5) × 960 kg = 480 kg.
Hasil:Semen: 192 kg (4 zak), Pasir: 288 kg, Kerikil: 480 kg.

Untuk volume kecil seperti kolom, kebutuhan semen sekitar 4 zak, pasir 0,29 ton, dan kerikil 0,48 ton.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu rasio 1:2:3 dan apakah sudah sesuai SNI?
Rasio 1:2:3 menunjukkan perbandingan berat semen : pasir : kerikil. Untuk beton mutu sedang (K-250), SNI 7390-2008 menyarankan perbandingan mendekati 1:2:3 dengan faktor air-semen tertentu. Namun desain campuran harus disesuaikan dengan kuat tekan rencana dan pengujian laboratorium.
Berapa jumlah zak semen yang saya perlukan?
Hasil perhitungan semen dalam kg akan langsung dikonversi ke jumlah zak (1 zak = 50 kg). Jika hasilnya 420 kg, maka diperlukan 8,4 zak. Sebaiknya bulatkan ke atas menjadi 9 zak untuk mengantisipasi kehilangan material.
Apakah rumus ini berlaku untuk campuran dengan aditif atau bahan tambah?
Rumus dasar ini mengasumsikan beton normal tanpa bahan tambah. Jika menggunakan aditif (misal superplasticizer) atau mengganti sebagian semen dengan fly ash, komposisi perlu dihitung ulang sesuai metode SNI atau rekomendasi spesifikasi pabrikan.
Apa perbedaan rasio berat dan rasio volume?
Rasio berat menggunakan satuan massa (kg), sedangkan rasio volume menggunakan liter atau ember. Karena berat jenis material berbeda (semen ≈ 1,25 ton/m³, pasir ≈ 1,4-1,6 ton/m³, kerikil ≈ 1,5-1,7 ton/m³), rasio berat lebih akurat. Kalkulator ini menggunakan rasio berat.
Bagaimana jika saya ingin menggunakan kuat tekan beton tertentu (misal K-300)?
Untuk mutu K-300, biasanya digunakan perbandingan 1:1,5:2,5 dengan fas ≤ 0,55. Kalkulator kami dapat menyesuaikan rasio tersebut. Disarankan merujuk pada SNI 2834-2000 atau berkonsultasi dengan ahli struktur untuk desain campuran yang lebih presisi.

Kalkulator Terkait

Referensi