Gini Coefficient Calculator

Hitung koefisien Gini untuk mengukur ketimpangan pendapatan

Masukkan data pendapatan dipisahkan dengan koma (contoh: 10, 20, 30, 40, 50)

Hasil akan dihitung secara otomatis saat input terisi

Kalkulator Koefisien Gini Online - Hitung Indeks Ketimpangan Pendapatan dengan Mudah

Hitung koefisien Gini (indeks Gini) secara online untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan. Dilengkapi contoh dan interpretasi hasil.

Rumus Koefisien Gini untuk Data Tidak Berkelompok

G = (2 * Σ(i * yi)) / (n * Σ yi) - (n+1) / n

Keterangan:

  • GKoefisien Gini (0 = merata sempurna, 1 = timpang sempurna)
    Koefisien Gini (0 = merata sempurna, 1 = timpang sempurna)(contoh: 0,5)
  • yiPendapatan individu ke-i setelah diurutkan dari terkecil ke terbesar
    Pendapatan individu ke-i setelah diurutkan dari terkecil ke terbesar(contoh: 2.000.000)
  • iIndeks urutan individu (1, 2, ..., n)
    Indeks urutan individu (1, 2, ..., n)(contoh: 1)
  • nJumlah total individu dalam populasi
    Jumlah total individu dalam populasi(contoh: 10)
  • Σ yiTotal pendapatan seluruh individu
    Total pendapatan seluruh individu(contoh: 50.000.000)
  • Σ (i*yi)Jumlah hasil kali indeks dengan pendapatan
    Jumlah hasil kali indeks dengan pendapatan(contoh: 275.000.000)

Cara Menggunakan Kalkulator Koefisien Gini

  1. 1

    Masukkan Data Pendapatan

    Tulis daftar pendapatan setiap individu (dalam satuan yang sama) dipisahkan dengan koma. Contoh: 1000000, 2000000, 3000000, 4000000, 5000000. Data tidak perlu diurutkan, sistem akan mengurutkannya secara otomatis.

  2. 2

    Klik Tombol Hitung

    Tekan tombol "Hitung Koefisien Gini" untuk memproses data yang telah Anda masukkan.

  3. 3

    Analisis Hasil

    Nilai koefisien Gini akan ditampilkan lengkap dengan interpretasi tingkat ketimpangan. Semakin mendekati 0 berarti distribusi semakin merata, semakin mendekati 1 berarti semakin timpang.

Contoh Perhitungan

Contoh Kasus 1: Perusahaan Startup dengan 5 Karyawan

Soal:

Sebuah perusahaan startup memiliki 5 orang karyawan dengan gaji bulanan (dalam ribuan rupiah) sebagai berikut: 5.000, 4.000, 3.000, 2.000, 1.000. Hitunglah koefisien Gini dari distribusi pendapatan di perusahaan tersebut.

Penyelesaian:
  1. 1.Urutkan pendapatan dari terkecil ke terbesar: 1.000, 2.000, 3.000, 4.000, 5.000. (n = 5)
  2. 2.Hitung total pendapatan Σ yi = 1.000 + 2.000 + 3.000 + 4.000 + 5.000 = 15.000.
  3. 3.Hitung Σ (i * yi) = (1*1.000) + (2*2.000) + (3*3.000) + (4*4.000) + (5*5.000) = 1.000 + 4.000 + 9.000 + 16.000 + 25.000 = 55.000.
  4. 4.Masukkan ke rumus: G = (2 * Σ(i*yi)) / (n * Σyi) - (n+1)/n
  5. 5.G = (2 * 55.000) / (5 * 15.000) - (5+1)/5 = 110.000 / 75.000 - 6/5 = 1,4667 - 1,2 = 0,2667.
Hasil:Koefisien Gini = 0,267 (dibulatkan)

Nilai 0,267 menunjukkan ketimpangan pendapatan yang rendah. Artinya distribusi gaji di perusahaan startup ini relatif merata.

Contoh Kasus 2: Negara dengan Pendapatan yang Sangat Timpang

Soal:

Di suatu negara terdapat 5 orang penduduk dengan pendapatan tahunan (dalam juta dolar): 1, 1, 1, 1, 100. Hitung koefisien Gini negara tersebut.

Penyelesaian:
  1. 1.Urutkan pendapatan: 1, 1, 1, 1, 100. (n = 5)
  2. 2.Total pendapatan Σ yi = 1+1+1+1+100 = 104.
  3. 3.Hitung Σ (i * yi) = (1*1) + (2*1) + (3*1) + (4*1) + (5*100) = 1+2+3+4+500 = 510.
  4. 4.Masukkan ke rumus: G = (2 * 510) / (5 * 104) - 6/5 = 1020 / 520 - 1,2 = 1,9615 - 1,2 = 0,7615.
Hasil:Koefisien Gini = 0,762 (dibulatkan)

Nilai 0,762 mendekati 1, menandakan ketimpangan yang sangat tinggi. Sebagian besar pendapatan hanya dinikmati oleh segelintir orang (satu orang).

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu koefisien Gini?
Koefisien Gini (atau indeks Gini) adalah ukuran statistik yang digunakan untuk menggambarkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan atau kekayaan dalam suatu populasi. Nilainya berkisar antara 0 (merata sempurna) hingga 1 (timpang sempurna). Semakin tinggi nilai Gini, semakin tidak merata distribusinya.
Bagaimana interpretasi nilai koefisien Gini?
Secara umum: G < 0,3 = ketimpangan rendah; 0,3 – 0,5 = ketimpangan sedang; > 0,5 = ketimpangan tinggi. Namun batasan ini bisa berbeda tergantung konteks dan sumber. Semakin mendekati 0, distribusi pendapatan semakin merata; mendekati 1, distribusi semakin timpang.
Apa perbedaan koefisien Gini dengan kurva Lorenz?
Kurva Lorenz adalah grafik yang menggambarkan proporsi kumulatif pendapatan terhadap proporsi kumulatif populasi. Koefisien Gini dihitung dari luas area antara kurva Lorenz dan garis diagonal sempurna (garis pemerataan). Koefisien Gini merupakan ringkasan numerik dari kurva Lorenz.
Apakah koefisien Gini bisa digunakan untuk sektor lain selain ekonomi?
Tentu. Koefisien Gini dapat digunakan untuk mengukur ketimpangan di berbagai bidang, seperti distribusi pendidikan, akses kesehatan, penggunaan lahan, atau bahkan ketimpangan skor dalam suatu kompetisi. Prinsipnya tetap mengukur sebaran suatu variabel di antara anggota populasi.
Mengapa data harus diurutkan dari yang terkecil?
Pengurutan diperlukan untuk menghitung proporsi kumulatif pendapatan secara benar. Indeks i (urutan) merepresentasikan peringkat individu dari miskin ke kaya, sehingga rumus dapat menangkap akumulasi pendapatan hingga titik tertentu. Tanpa pengurutan, perhitungan indeks Gini menjadi tidak bermakna.

Kalkulator Terkait

Referensi