Kalkulator Konfigurasi Elektron

Tentukan konfigurasi elektron berdasarkan nomor atom

📚 Urutan Pengisian:

1s → 2s → 2p → 3s → 3p → 4s → 3d → 4p → 5s → 4d → 5p → ...

Hasil akan dihitung secara otomatis saat input terisi

Kalkulator Konfigurasi Elektron - Tentukan Konfigurasi Elektron Atom

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam orbital-orbital atom. Pengisian elektron mengikuti prinsip Aufbau (elektron mengisi orbital berenergi rendah terlebih dahulu), aturan Hund (elektron mengisi orbital dengan spin sejajar dulu), dan prinsip larangan Pauli (maksimal 2 elektron per orbital dengan spin berlawanan). Urutan pengisian orbital mengikuti diagram Moeller: 1s → 2s → 2p → 3s → 3p → 4s → 3d → 4p → 5s → 4d → 5p → 6s → 4f → 5d → 6p... Setiap orbital s berisi maksimal 2 elektron, p berisi 6, d berisi 10, dan f berisi 14 elektron.

Urutan: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰ 4p⁶...

Keterangan:

  • nBilangan kuantum utama
    (contoh: 1, 2, 3...)
  • lBilangan kuantum azimut
    (contoh: s(0), p(1), d(2), f(3))
  • ZNomor atom
    (contoh: 26 (Fe))

Kategori:

Cara Menggunakan Kalkulator

  1. 1

    Input Nomor Atom

    Masukkan nomor atom unsur (Z = jumlah elektron)

  2. 2

    Hitung

    Klik tombol hitung untuk mendapatkan konfigurasi elektron

  3. 3

    Hasil

    Lihat konfigurasi elektron lengkap dari unsur tersebut

Contoh Perhitungan

Besi (Fe)

Soal:

Tentukan konfigurasi elektron Besi dengan nomor atom 26

Penyelesaian:
  1. 1.Z = 26 → 26 elektron
  2. 2.Urutan: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶
  3. 3.Total: 2+2+6+2+6+2+6 = 26 ✓
Hasil:1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁶

Besi memiliki 2 elektron valensi di 4s dan 6 elektron di 3d

Oksigen (O)

Soal:

Tentukan konfigurasi elektron Oksigen (Z=8)

Penyelesaian:
  1. 1.Z = 8 → 8 elektron
  2. 2.Urutan: 1s² 2s² 2p⁴
  3. 3.Total: 2+2+4 = 8 ✓
Hasil:1s² 2s² 2p⁴

Oksigen memiliki 6 elektron valensi (2s² 2p⁴)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu elektron valensi?
Elektron valensi adalah elektron di kulit terluar atom yang terlibat dalam pembentukan ikatan kimia. Jumlah elektron valensi menentukan sifat kimia unsur.
Mengapa 4s diisi sebelum 3d?
Berdasarkan diagram Moeller, orbital 4s memiliki energi lebih rendah daripada 3d, maka diisi terlebih dahulu. Namun, saat atom terionisasi, elektron 4s dilepas duluan karena posisinya lebih jauh dari inti.
Bagaimana konfigurasi elektron ion?
Untuk kation (ion positif), kurangi elektron dari kulit terluar. Contoh: Fe²⁺ kehilangan 2 elektron 4s, konfigurasinya [Ar] 3d⁶. Untuk anion (ion negatif), tambah elektron di kulit terluar.
Apa itu prinsip Aufbau?
Prinsip Aufbau menyatakan bahwa elektron mengisi orbital-orbital dengan energi terendah terlebih dahulu sebelum menempati orbital yang lebih tinggi. Ini membantu menentukan urutan pengisian elektron dalam atom.
Apa itu aturan Hund?
Aturan Hund menyatakan bahwa ketika mengisi orbital dengan tingkat energi yang sama, elektron akan menempati orbital secara sendiri-sendiri dengan spin sejajar sebelum berpasangan. Hal ini meminimalkan tolakan elektron.
Apa itu prinsip larangan Pauli?
Prinsip larangan Pauli menyatakan bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom yang dapat memiliki keempat bilangan kuantum yang sama. Akibatnya, setiap orbital maksimal diisi oleh dua elektron dengan spin berlawanan.
Bagaimana urutan pengisian orbital berdasarkan diagram Moeller?
Diagram Moeller menunjukkan urutan energi orbital: 1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, 6s, 4f, 5d, 6p, 7s, 5f, 6d, 7p. Urutan ini diikuti untuk menentukan konfigurasi elektron.
Apa itu notasi konfigurasi elektron?
Notasi konfigurasi elektron menuliskan jumlah elektron pada setiap orbital, misalnya 1s² 2s² 2p⁶. Notasi ini menunjukkan distribusi elektron dalam orbital-orbital atom.
Apa yang dimaksud dengan konfigurasi elektron gas mulia?
Konfigurasi elektron gas mulia (seperti He, Ne, Ar) memiliki kulit valensi yang terisi penuh, membuatnya sangat stabil. Banyak atom mencapai kestabilan dengan mengadopsi konfigurasi elektron gas mulia melalui ikatan kimia.
Apa pengecualian dalam aturan konfigurasi elektron?
Beberapa unsur seperti kromium (Cr) dan tembaga (Cu) memiliki konfigurasi elektron yang menyimpang dari aturan Aufbau. Hal ini terjadi karena stabilitas tambahan dari orbital setengah penuh atau penuh.

Kalkulator Terkait

Referensi