PPh 21 TER 2026 Calculator

Hitung pajak penghasilan dengan sistem TER

Masukkan penghasilan bruto bulanan

Hasil akan dihitung secara otomatis saat input terisi

Kalkulator PPh 21 TER (Tarif Efektif Rata-rata) Online - Hitung Pajak Penghasilan Terbaru 2024

Hitung PPh 21 dengan metode TER terbaru berdasarkan PMK 168/2023. Cukup masukkan penghasilan bruto dan kategori, kalkulator akan menampilkan pajak terutang bulanan dan tahunan.

Rumus PPh 21 Metode Tarif Efektif Rata-rata

PPh 21 per bulan = Penghasilan Bruto × Tarif Efektif Rata-rata (TER)

Keterangan:

  • PPh 21Pajak Penghasilan Pasal 21 yang harus dipotong setiap bulan
    Pajak Penghasilan Pasal 21 yang harus dipotong setiap bulan(contoh: Rp 200.000)
  • Penghasilan BrutoTotal penghasilan bruto bulanan (gaji pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap)
    Total penghasilan bruto bulanan (gaji pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap)(contoh: Rp 10.000.000)
  • TERTarif Efektif Rata-rata yang ditentukan berdasarkan kategori (A/B/C) dan lapisan penghasilan bruto sesuai PMK 168/2023
    Tarif Efektif Rata-rata yang ditentukan berdasarkan kategori (A/B/C) dan lapisan penghasilan bruto sesuai PMK 168/2023(contoh: 2%)

Cara Menggunakan Kalkulator PPh 21 TER

  1. 1

    Tentukan Kategori

    Pilih kategori A, B, atau C berdasarkan status PTKP (lajang, menikah, menikah dengan tanggungan, dll.) sesuai deskripsi yang disediakan.

  2. 2

    Masukkan Penghasilan Bruto

    Input total penghasilan bruto bulanan dalam rupiah (misal: 10.000.000).

  3. 3

    Klik Hitung

    Tekan tombol hitung untuk memproses perhitungan PPh 21 menggunakan tarif efektif yang berlaku.

  4. 4

    Lihat Hasil

    Hasil perhitungan menampilkan PPh 21 per bulan dan proyeksi tahunan, serta rincian tarif yang digunakan.

Contoh Perhitungan

Contoh Kasus 1: Karyawan Lajang dengan Penghasilan Bruto Rp10.000.000

Soal:

Andi adalah karyawan lajang (TK/0) dengan gaji dan tunjangan tetap Rp10.000.000 per bulan. Tidak ada tunjangan tidak tetap. Hitung PPh 21 per bulan menggunakan metode TER.

Penyelesaian:
  1. 1.Andi termasuk kategori A (lajang tanpa tanggungan).
  2. 2.Penghasilan bruto bulanan: Rp10.000.000.
  3. 3.Berdasarkan tabel TER kategori A, untuk penghasilan Rp10.000.000 dikenakan tarif 2%.
  4. 4.PPh 21 per bulan = 2% x Rp10.000.000 = Rp200.000.
Hasil:PPh 21 per bulan yang harus dipotong adalah Rp200.000. Dalam setahun total Rp2.400.000 (belum memperhitungkan tunjangan tidak tetap).

Metode TER menyederhanakan perhitungan tanpa perlu mengurangkan biaya jabatan dan PTKP secara manual.

Contoh Kasus 2: Karyawan Menikah dengan 2 Anak, Penghasilan Rp25.000.000

Soal:

Budi sudah menikah dan memiliki 2 anak (K/2). Gaji pokok Rp20.000.000, tunjangan tetap Rp5.000.000, total bruto Rp25.000.000 per bulan. Hitung PPh 21 menggunakan TER.

Penyelesaian:
  1. 1.Budi termasuk kategori B (menikah dengan tanggungan).
  2. 2.Penghasilan bruto bulanan: Rp25.000.000.
  3. 3.Berdasarkan tabel TER kategori B, penghasilan Rp25.000.000 dikenakan tarif 5%.
  4. 4.PPh 21 per bulan = 5% x Rp25.000.000 = Rp1.250.000.
Hasil:PPh 21 per bulan adalah Rp1.250.000. Setahun Rp15.000.000. Perhitungan ini sudah sesuai PMK 168/2023 untuk masa pajak Januari-November (untuk Desember dihitung dengan tarif progresif).

Dengan TER, Budi tidak perlu repot menghitung biaya jabatan dan PTKP setiap bulan; cukup gunakan tarif efektif yang sudah memperhitungkan faktor-faktor tersebut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu Tarif Efektif Rata-rata (TER) PPh 21?
TER adalah tarif efektif yang diterapkan langsung pada penghasilan bruto bulanan untuk menghitung PPh 21. Tarif ini telah memperhitungkan PTKP, biaya jabatan, dan iuran pensiun sehingga perhitungan lebih sederhana. TER diatur dalam PMK 168/2023 dan berlaku untuk masa pajak Januari–November, sementara Desember menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh.
Bagaimana cara menentukan kategori A, B, atau C?
Kategori ditentukan berdasarkan status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak): - **Kategori A**: untuk lajang (TK/0) dan menikah tanpa tanggungan (K/0). - **Kategori B**: untuk menikah dengan 1 tanggungan (K/1) dan 2 tanggungan (K/2). - **Kategori C**: untuk menikah dengan 3 tanggungan (K/3) dan status lainnya dengan penghasilan lebih tinggi. Pastikan memilih kategori yang sesuai karena tarifnya berbeda.
Apakah perhitungan dengan TER sama dengan perhitungan PPh 21 tahunan?
Tidak sepenuhnya. TER hanya digunakan untuk pemotongan PPh 21 bulanan (Januari–November). Pada bulan Desember, PPh 21 dihitung ulang menggunakan tarif progresif Pasal 17 untuk seluruh penghasilan setahun, dikurangi kredit pajak bulan sebelumnya. Selisihnya menjadi PPh 21 yang harus dipotong di Desember. Hasil kalkulator ini memberikan estimasi pemotongan bulanan berdasarkan TER.
Apakah penghasilan tidak tetap (bonus, lembur) juga kena TER?
Ya, penghasilan tidak tetap juga termasuk dalam penghasilan bruto bulanan. Untuk bulan yang bersangkutan, TER diterapkan pada total bruto. Namun, adanya penghasilan tidak tetap dapat menyebabkan penyesuaian di akhir tahun karena perhitungan ulang menggunakan tarif progresif.
Di mana saya bisa melihat tabel lengkap TER?
Tabel lengkap TER dapat diunduh dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (pajak.go.id) atau diakses melalui PMK 168/2023. Kalkulator ini menggunakan tabel yang sama untuk memberikan hasil akurat sesuai ketentuan.

Kalkulator Terkait

Referensi