Voltage Drop Calculator

Hitung tegangan jatuh pada kabel listrik

Masukkan arus dan panjang kabel

Hasil akan dihitung secara otomatis saat input terisi

Kalkulator Penurunan Tegangan Kabel Listrik – Hitung Drop Voltase Kabel

Hitung penurunan tegangan kabel listrik secara akurat. Pahami rumus, cara menghitung, dan contoh soal penurunan tegangan pada instalasi listrik.

Rumus Penurunan Tegangan (Voltage Drop)

V_drop = I × R = I × (ρ × L / A)

Keterangan:

  • V_dropPenurunan tegangan (Volt)
    Penurunan tegangan (Volt)(contoh: 5.2 V)
  • IArus listrik yang mengalir (Ampere)
    Arus listrik yang mengalir (Ampere)(contoh: 10 A)
  • RHambatan kabel (Ohm)
    Hambatan kabel (Ohm)(contoh: 0.52 Ω)
  • ρResistivitas bahan kabel (Ω·mm²/m)
    Resistivitas bahan kabel (Ω·mm²/m)(contoh: 0.0175 Ω·mm²/m (tembaga))
  • LPanjang kabel satu arah (meter)
    Panjang kabel satu arah (meter)(contoh: 50 m)
  • ALuas penampang kabel (mm²)
    Luas penampang kabel (mm²)(contoh: 2.5 mm²)

Cara Menggunakan Kalkulator Penurunan Tegangan

  1. 1

    Masukkan Arus Listrik

    Masukkan besar arus listrik (dalam Ampere) yang akan mengalir melalui kabel. Misalnya, untuk beban 2200W pada tegangan 220V, arusnya adalah 10A.

  2. 2

    Tentukan Bahan dan Ukuran Kabel

    Pilih bahan kabel (tembaga atau aluminium) dan masukkan luas penampang kabel dalam mm². Semakin besar penampang, semakin kecil penurunan tegangannya.

  3. 3

    Masukkan Panjang Kabel

    Masukkan jarak total kabel dari sumber ke beban. Untuk rangkaian satu fasa, panjang total adalah 2× jarak (kabel positif dan negatif).

  4. 4

    Hitung dan Analisis Hasil

    Klik tombol hitung. Periksa apakah penurunan tegangan masih dalam batas aman (umumnya maksimal 3-5% dari tegangan sumber). Jika melebihi, gunakan kabel yang lebih tebal.

Contoh Perhitungan

Contoh 1: Instalasi Rumah Tangga

Soal:

Sebuah rumah menggunakan kabel tembaga 2.5 mm² sepanjang 30 meter dari MCB ke stop kontak. Beban adalah AC 1 PK (900W) pada tegangan 220V. Berapa penurunan tegangannya?

Penyelesaian:
  1. 1.Hitung arus: I = P / V = 900W / 220V = 4.09 A
  2. 2.Hitung hambatan kabel: R = ρ × (2L) / A = 0.0175 × (2×30) / 2.5 = 0.42 Ω
  3. 3.Hitung penurunan tegangan: V_drop = I × R = 4.09 × 0.42 = 1.72 V
  4. 4.Hitung persentase: (1.72 / 220) × 100% = 0.78%
Hasil:Penurunan tegangan = 1.72 V (0.78%)

Penurunan tegangan masih dalam batas aman (<3%), instalasi layak digunakan.

Contoh 2: Instalasi Industri 3 Fasa

Soal:

Sebuah motor listrik 3 fasa 5.5 kW pada tegangan 380V menggunakan kabel aluminium 10 mm² sepanjang 80 meter. Berapa penurunan tegangannya?

Penyelesaian:
  1. 1.Hitung arus: I = P / (√3 × V × cosφ) = 5500 / (1.732 × 380 × 0.85) = 9.83 A
  2. 2.Hitung hambatan kabel: R = ρ × L / A = 0.0283 × 80 / 10 = 0.226 Ω
  3. 3.Hitung penurunan tegangan per fasa: V_drop = I × R = 9.83 × 0.226 = 2.22 V
  4. 4.Untuk 3 fasa: V_drop_total = √3 × 2.22 = 3.85 V
  5. 5.Hitung persentase: (3.85 / 380) × 100% = 1.01%
Hasil:Penurunan tegangan = 3.85 V (1.01%)

Penurunan tegangan dalam batas aman untuk instalasi industri (<5%).

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu penurunan tegangan pada kabel listrik?
Penurunan tegangan (voltage drop) adalah berkurangnya tegangan listrik sepanjang kabel akibat hambatan kabel. Semakin panjang dan semakin tipis kabel, semakin besar penurunan tegangannya.
Berapa batas aman penurunan tegangan?
Secara umum, penurunan tegangan maksimal yang diizinkan adalah 3% untuk penerangan dan 5% untuk peralatan lainnya, sesuai standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik).
Bagaimana cara mengurangi penurunan tegangan?
Beberapa cara: (1) Gunakan kabel dengan penampang lebih besar, (2) Perpendek jarak kabel, (3) Gunakan bahan dengan resistivitas lebih rendah (tembaga), (4) Distribusikan beban secara merata.
Apakah penurunan tegangan berbahaya?
Ya, penurunan tegangan berlebihan dapat menyebabkan peralatan tidak bekerja optimal, motor menjadi panas berlebih, lampu meredim, dan bahkan risiko kebakaran akibat kabel yang terlalu panas.
Apa perbedaan resistivitas tembaga dan aluminium?
Tembaga memiliki resistivitas 0.0175 Ω·mm²/m, lebih rendah dari aluminium (0.0283 Ω·mm²/m). Artinya, kabel tembaga memiliki hambatan lebih kecil untuk ukuran yang sama.

Kalkulator Terkait

Referensi