Rumus Break Even Point
BEP (Unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual - Biaya Variabel)Rumus: BEP (Rupiah) = BEP Unit × Harga JualKeterangan:
- Biaya TetapFixed Cost (Sewa, Gaji, Listrik, dll)(contoh: Rp 5.000.000/bulan)
- Harga JualHarga Jual per Unit(contoh: Rp 50.000)
- Biaya VariabelVariable Cost per Unit (Bahan baku, Kemasan, dll)(contoh: Rp 30.000)
- Margin KontribusiHarga Jual - Biaya Variabel(contoh: Rp 20.000)
Kategori:
Cara Menghitung BEP
- 1
Masukkan Biaya Tetap
Masukkan total biaya tetap per bulan (sewa, gaji karyawan, utilitas, asuransi, dll) yang harus dikeluarkan meskipun produksi nol.
- 2
Masukkan Harga Jual
Masukkan harga jual per unit produk atau jasa yang Anda tawarkan.
- 3
Masukkan Biaya Variabel
Masukkan biaya per unit yang berubah sesuai jumlah produksi (bahan baku, kemasan, komisi, dll).
- 4
Analisis Hasil
Kalkulator akan menunjukkan BEP dalam unit dan rupiah. Gunakan untuk menentukan target penjualan minimum.
Contoh Perhitungan
Contoh 1: Warung Kopi (Warkop)
Sewa ruko Rp 3.000.000/bulan, gaji karyawan Rp 2.000.000, listrik Rp 500.000. Satu cangkir kopi dijual Rp 15.000 dengan biaya bahan Rp 8.000. Berapa BEP?
- 1.Biaya Tetap = 3.000.000 + 2.000.000 + 500.000 = 5.500.000
- 2.Margin Kontribusi = 15.000 - 8.000 = 7.000 per cangkir
- 3.BEP (Unit) = 5.500.000 / 7.000 = 785,7 ≈ 786 cangkir
- 4.BEP (Rupiah) = 786 × 15.000 = 11.790.000
Warung kopi harus menjual minimal 786 cangkir kopi per bulan (~26 cangkir/hari) untuk balik modal.
Contoh 2: Online Shop Baju Muslim
Biaya iklan Rp 2.000.000/bulan, admin Rp 1.000.000, packing Rp 500.000. Harga jual baju Rp 150.000, biaya produksi Rp 100.000. Berapa BEP?
- 1.Biaya Tetap = 2.000.000 + 1.000.000 + 500.000 = 3.500.000
- 2.Margin Kontribusi = 150.000 - 100.000 = 50.000 per baju
- 3.BEP (Unit) = 3.500.000 / 50.000 = 70 baju
- 4.BEP (Rupiah) = 70 × 150.000 = 10.500.000
Online shop harus menjual minimal 70 baju per bulan untuk mencapai titik impas.
Contoh 3: Produksi Keripik Pedas
Sewa pabrik Rp 10.000.000/bulan, gaji Rp 5.000.000, operasional Rp 3.000.000. Harga jual per dus Rp 60.000, biaya produksi Rp 40.000. Berapa BEP?
- 1.Biaya Tetap = 10.000.000 + 5.000.000 + 3.000.000 = 18.000.000
- 2.Margin Kontribusi = 60.000 - 40.000 = 20.000 per dus
- 3.BEP (Unit) = 18.000.000 / 20.000 = 900 dus
- 4.BEP (Rupiah) = 900 × 60.000 = 54.000.000
Produsen keripik harus memproduksi dan menjual 900 dus per bulan untuk balik modal.
Contoh 4: Jasa Cuci Mobil
Sewa tempat Rp 4.000.000, gaji pegawai Rp 6.000.000, deterjen Rp 1.000.000. Harga cuci Rp 50.000, biaya variabel Rp 15.000. Berapa BEP?
- 1.Biaya Tetap = 4.000.000 + 6.000.000 + 1.000.000 = 11.000.000
- 2.Margin Kontribusi = 50.000 - 15.000 = 35.000 per mobil
- 3.BEP (Unit) = 11.000.000 / 35.000 = 314,3 ≈ 315 mobil
- 4.BEP (Rupiah) = 315 × 50.000 = 15.750.000
Usaha cuci mobil harus melayani minimal 315 mobil per bulan (~10-11 mobil/hari) untuk mencapai BEP.