Kalkulator Massa Benda (Hukum Newton)
Hitung massa benda jika diketahui gaya (Force) dan percepatannya (Acceleration). Berdasarkan Hukum II Newton.
m = F / aKeterangan:
Cara Menghitung Massa Benda (Hukum Newton II)
- 1
Catat Gaya yang Bekerja
Tentukan besar gaya (F) yang bekerja pada benda dalam satuan Newton (N).
- 2
Catat Percepatan
Tentukan percepatan (a) benda dalam satuan m/s².
- 3
Hitung Massa
Bagi gaya (F) dengan percepatan (a) menggunakan rumus m = F / a untuk mendapatkan massa dalam kg.
Contoh Perhitungan
Massa Benda Didorong di Lantai
Seorang siswa mendorong sebuah kotak di lantai dengan gaya 50 N. Kotak tersebut mengalami percepatan 5 m/s². Berapa massa kotak tersebut?
- 1.Diketahui: Gaya (F) = 50 N, Percepatan (a) = 5 m/s²
- 2.Rumus Hukum II Newton: F = m × a, sehingga m = F / a
- 3.Substitusi nilai: m = 50 N / 5 m/s²
- 4.Hitung: m = 50 ÷ 5
- 5.m = 10 kg
Massa kotak tersebut adalah 10 kilogram. Artinya, dengan gaya 50 N, kotak bermassa 10 kg akan dipercepat sebesar 5 m/s².
Massa Mobil yang Didorong
Sebuah mobil mogok didorong oleh dua orang dengan gaya total 2.000 N. Mobil bergerak dengan percepatan 0,5 m/s². Hitung massa mobil tersebut.
- 1.Diketahui: Gaya dorong total (F) = 2.000 N, Percepatan (a) = 0,5 m/s²
- 2.Rumus: m = F / a
- 3.Substitusi nilai: m = 2.000 N / 0,5 m/s²
- 4.Hitung: m = 2.000 ÷ 0,5
- 5.m = 4.000 kg
Massa mobil tersebut adalah 4.000 kg atau setara 4 ton. Dengan massa sebesar itu, wajar jika diperlukan gaya 2.000 N hanya untuk menghasilkan percepatan 0,5 m/s².
Massa Benda yang Jatuh (Pengaruh Gravitasi)
Sebuah benda dijatuhkan dari ketinggian tertentu. Gaya berat benda tersebut adalah 98 N. Jika percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s², berapakah massa benda tersebut?
- 1.Diketahui: Gaya berat (F) = 98 N, Percepatan gravitasi (a) = 9,8 m/s²
- 2.Pada kasus jatuh bebas, gaya yang bekerja adalah gaya berat (w = m × g)
- 3.Rumus: m = F / a = w / g
- 4.Substitusi nilai: m = 98 N / 9,8 m/s²
- 5.Hitung: m = 98 ÷ 9,8
- 6.m = 10 kg
Massa benda tersebut adalah 10 kg. Perhatikan bahwa meskipun benda yang sama (10 kg) dengan contoh pertama, konteksnya berbeda: di sini gayanya berasal dari gravitasi bumi, bukan dari dorongan horizontal.