Apa itu Gerak Parabola?
Gerak parabola adalah jenis gerak dua dimensi yang terjadi ketika benda dilempar dengan sudut tertentu dan hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi (tanpa hambatan udara). Lintasan yang dihasilkan berbentuk parabola, yang merupakan kombinasi dari gerak lurus beraturan (GLB) pada sumbu horizontal dan gerak jatuh bebas (GLBB) pada sumbu vertikal.
Rumus Gerak Parabola (Proyektil)
x = v₀·cos(θ)·t; y = y₀ + v₀·sin(θ)·t - ½gt²Rumus: Range: R = (v₀²·sin(2θ))/g; Tinggi Maks: H = (v₀²·sin²(θ))/(2g)Keterangan:
- xPosisi HorizontalJarak horizontal yang ditempuh benda dari titik awal(contoh: 50 m)
- yPosisi VertikalKetinggian benda dari permukaan tanah pada waktu tertentu(contoh: 25 m)
- v₀Kecepatan AwalKecepatan awal saat benda dilempar/ditembakan(contoh: 30 m/s)
- θSudut LemparSudut antara arah gerak awal dengan sumbu horizontal(contoh: 45°)
- tWaktuWaktu setelah benda dilempar(contoh: 3 s)
- gPercepatan GravitasiPercepatan gravitasi bumi, default 9,8 m/s²(contoh: 9.8 m/s²)
- y₀Ketinggian AwalKetinggian awal benda saat dilempar (0 jika dari permukaan tanah)(contoh: 1.5 m)
Kategori:
Cara Menggunakan Kalkulator Gerak Parabola Kalkulab
Menggunakan kalkulator gerak parabola sangat mudah. Pilih mode perhitungan yang Anda butuhkan:
- 1
Pilih Mode Perhitungan
- 2
Masukkan Nilai yang Diketahui
- 3
Atur Gravitasi (Opsional)
- 4
Klik Tombol Hitung
- 5
Analisis Hasil
💡 Tips Penggunaan:
- •Sudut 45° memberikan jangkauan (range) maksimum jika ketinggian awal sama dengan tanah (y₀=0)
- •Komponen horizontal: vₓ = v₀·cos(θ) konstan (tanpa hambatan udara)
- •Komponen vertikal: vᵧ = v₀·sin(θ) - gt, berubah karena gravitasi
- •Waktu capai puncak: t_puncak = (v₀·sin(θ))/g
- •Gunakan mode Sudut Optimal untuk mengetahui sudut terbaik mencapai target
Contoh Perhitungan
Contoh 1: Menghitung Jarak Jangkau Bola Basket
Seorang pemain basket melempar bola dengan kecepatan awal 8 m/s membentuk sudut 35° terhadap horizontal. Jika bola dilempar dari ketinggian 2 meter, berapa jarak jangkau bola? (g = 10 m/s², sin 35° = 0,574, cos 35° = 0,819)
- 1.Hitung waktu capai tanah dengan rumus y = y₀ + v₀·sin(θ)·t - ½gt² = 0
- 2.0 = 2 + 8×0,574×t - 5t² = 2 + 4,592t - 5t²
- 3.Gunakan rumus kuadrat: t = (4,592 + √(4,592² + 40))/(10) ≈ 1,08 s
- 4.Jarak jangkau: x = v₀·cos(θ)·t = 8×0,819×1,08
Bola basket akan mencapai jarak 7,07 meter dari titik lempar. Untuk mencetak gol, pemain harus berada dalam jarak tersebut dari ring basket.
Contoh 2: Menghitung Tinggi Maksimum Roket Air
Sebuah roket air ditembakkan vertikal dengan kecepatan awal 40 m/s. Berapa tinggi maksimum yang dapat dicapai? (g = 10 m/s²)
- 1.Waktu capai puncak: t = v₀/g = 40/10 = 4 s
- 2.Gunakan rumus tinggi: y = v₀·t - ½gt²
- 3.y = 40×4 - ½×10×4² = 160 - 80
Roket air akan mencapai tinggi maksimum 80 meter setelah 4 sekon. Setelah itu, roket akan mulai jatuh kembali ke tanah karena gravitasi.
Contoh 3: Menghitung Posisi Benda pada Waktu Tertentu
Sebuah batu dilempar dengan kecepatan 20 m/s membentuk sudut 60°. Tentukan posisi batu (x,y) setelah 1,5 sekon! (g = 10 m/s², sin 60° = 0,866, cos 60° = 0,5)
- 1.Posisi x: x = v₀·cos(θ)·t = 20×0,5×1,5 = 10×1,5
- 2.Posisi y: y = v₀·sin(θ)·t - ½gt² = 20×0,866×1,5 - 5×(1,5)²
- 3.x = 15 m; y = 25,98 - 11,25 = 14,73 m
Setelah 1,5 sekon, batu berada pada posisi (15 m, 14,73 m) relatif terhadap titik lempar. Batu masih naik menuju titik tertinggi lintasannya.
Contoh 4: Sudut Optimal untuk Jarak Maksimum
Seorang atlet lempar lembing melakukan tolakan dengan kecepatan 25 m/s. Sudut berapa yang harus dipilih agar jangkauan mencapai maksimum? (g = 10 m/s²)
- 1.Gunakan rumus jangkauan: R = (v₀²·sin(2θ))/g
- 2.Agar R maksimum, sin(2θ) harus maksimum = 1
- 3.sin(2θ) = 1 → 2θ = 90° → θ = 45°
- 4.R_maks = (25² × 1) / 10 = 625/10
Atlet harus melempar lembing dengan sudut 45° untuk mencapai jangkauan maksimum 62,5 meter. Ini adalah prinsip fisika yang digunakan dalam berbagai olahraga lempar.
Contoh 5: Tendangan Sepak Bola ke Gawang
Seorang pemain sepak bola menendang bola dengan kecepatan 22 m/s pada sudut 30°. Gawang berada pada jarak 25 meter dari titik tendangan. Pada ketingian berapa bola melewati gawang? (g = 10 m/s², sin 30° = 0,5, cos 30° = 0,866)
- 1.Cari waktu saat x = 25 m: t = x/(v₀·cos(θ)) = 25/(22×0,866) = 25/19,052
- 2.t ≈ 1,312 sekon
- 3.Cari y saat t = 1,312 s: y = v₀·sin(θ)·t - ½gt²
- 4.y = 22×0,5×1,312 - 5×(1,312)² = 14,432 - 8,608
Bola akan melewati gawang pada ketingian 5,82 meter. Karena tinggi gawang standar hanya 2,44 meter, tendangan ini akan meleset di atas mistar gawang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu gerak parabola dan mengapa penting dalam fisika?
Mengapa sudut 45° memberikan jangkauan maksimum?
Apakah gerak parabola memperhitungkan hambatan udara?
Bagaimana cara menghitung waktu total penerbangan?
Apa perbedaan antara gerak parabola dan gerak melingkar?
Siapa yang paling cocok menggunakan kalkulator ini?
Bagaimana pengaruh ketinggian awal terhadap jangkauan?
Bisakah gerak parabola terjadi di luar angkasa (rupa hampa)?
Kalkulator Terkait
Referensi
- Halliday, D., Resnick, R., & Walker, J. (2013). Fundamentals of Physics (10th ed.). Wiley.
- Young, H. D., & Freedman, R. A. (2016). University Physics with Modern Physics (14th ed.). Pearson.
- Gerak Parabola - Wikipedia Bahasa Indonesia
- Projectile Motion - The Physics Classroom
- Kinematika 2D - Khan Academy Indonesia