Apa itu Korelasi Pearson (Pearson Correlation)?
Korelasi Pearson (Pearson Correlation Coefficient) atau koefisien korelasi produk-momen Pearson adalah ukuran statistik yang menghitung kekuatan dan arah hubungan linear antara dua variabel kontinu. Dalam dunia penelitian, korelasi Pearson menjadi salah satu alat uji statistik yang paling sering digunakan untuk menjawab pertanyaan: "Apakah ada hubungan antara X dan Y?"
Rumus Korelasi Pearson (r)
r = Σ[(xi - x̄)(yi - ȳ)] / √[Σ(xi - x̄)² Σ(yi - ȳ)²]Rumus: r = Cov(X,Y) / (sX × sY) = Σzₓzᵧ / (n-1) (menggunakan z-score)Keterangan:
- rKoefisien Korelasi PearsonUkuran kekuatan dan arah hubungan linear (-1 s.d +1)(contoh: 0.85)💡 Menentukan seberapa kuat hubungan X dan Y
- x, yVariabel X dan YDua variabel kontinu yang diuji hubungannya(contoh: Jam Belajar, Nilai Ujian)💡 Data mentah yang dimasukkan berpasangan
- x̄, ȳMean X dan Mean YRata-rata masing-masing variabel(contoh: x̄=5, ȳ=80)💡 Basis perhitungan kovarians
- Cov(X,Y)Kovarians (Covariance)Ukuran hubungan arah variabel (belum distandardisasi)(contoh: 25.5)💡 Pembilang r sebelum dinormalisasi
- sX, sYStandar Deviasi X dan YSebaran masing-masing variabel(contoh: sX=2, sY=10)💡 Menstandardisasi kovarians menjadi r
- nUkuran Sampel (Jumlah Pasangan)Banyaknya pasangan data (X,Y)(contoh: 30)💡 Menentukan derajat kebebasan: df = n-2
Langkah-Langkah Menghitung Korelasi Pearson
Hitung korelasi pearson antar dua variabel dan ukur kekuatan hubungan liniernya dengan interpretasi otomatis hasil r....
- 1Menghitung mean (x̄) dan standar deviasi (sX) untuk variabel X
- 2Menghitung mean (ȳ) dan standar deviasi (sY) untuk variabel Y
- 3Menghitung kovarians: Cov(X,Y) = Σ[(xi - x̄)(yi - ȳ)] / (n-1)
- 4Menghitung r = Cov(X,Y) / (sX × sY) atau rumus langsung
- 5Menginterpretasikan kekuatan dan arah: |r| < 0,3 (lemah), 0,3-0,7 (sedang), > 0,7 (kuat)
Kategori:
Cara Menggunakan Kalkulator Korelasi Pearson Kalkulab
Menggunakan kalkulator Korelasi Pearson Kalkulab sangat mudah dan dirancang khusus untuk memudahkan mahasiswa dan peneliti Indonesia. Ikuti langkah-langkah berikut:
- 1
Masukkan Data Variabel X
- 2
Masukkan Data Variabel Y
- 3
Klik Tombol Hitung
- 4
Analisis Hasil
- 5
Gunakan untuk Laporan (Opsional)
💡 Tips Penggunaan:
- •Pastikan data berpasangan (data ke-n X berpasangan dengan data ke-n Y)
- •Korelasi Pearson hanya mengukur hubungan LINEAR, bukan non-linear
- •Nilai r = 0 tidak berarti tidak ada hubungan, mungkin saja hubungannya non-linear (contoh: kuadratik)
- •Gunakan scatter plot untuk memvisualisasikan apakah hubungannya linear sebelum menghitung r
- •Untuk data dengan outlier, pertimbangkan menggunakan Spearman's rank correlation (korelasi non-parametrik)
Contoh Perhitungan
Contoh1: Hubungan Jam Belajar dan Nilai Ujian
Seorang dosen ingin mengetahui hubungan antara jam belajar (X) dan nilai ujian (Y). Data: X=2,4,6,8,10; Y=60,70,80,90,100. Berapa korelasinya?
- 1.Data: X (2,4,6,8,10), Y (60,70,80,90,100)
- 2.x̄ = 30/5 = 6, ȳ = 400/5 = 80
- 3.Hitung Σ[(xi-x̄)(yi-ȳ)] = (-4×-20)+(-2×-10)+(0×0)+(2×10)+(4×20) = 200
- 4.Σ(xi-x̄)² = 40, Σ(yi-ȳ)² = 1000
- 5.r = 200 / √(40 × 1000) = 200 / √40000 = 200/200 = 1,0
Terdapat korelasi positif sempurna (r=1,0) antara jam belajar dan nilai ujian. Semakin lama belajar, semakin tinggi nilai (hubungan linear sempurna).
Contoh2: Hubungan Tinggi Badan dan Berat Badan
Data tinggi badan (cm) dan berat badan (kg) dari 5 mahasiswa: X=160,165,170,175,180; Y=55,60,65,70,75. Hitung korelasinya!
- 1.x̄ = 850/5 = 170, ȳ = 325/5 = 65
- 2.Σ[(xi-x̄)(yi-ȳ)] = (-10×-10)+(-5×-5)+(0×0)+(5×5)+(10×10) = 250
- 3.Σ(xi-x̄)² = 250, Σ(yi-ȳ)² = 250
- 4.r = 250 / √(250 × 250) = 250 / 250 = 1,0
Korelasi positif sempurna (r=1,0). Semakin tinggi badan, semakin berat badan (hubungan linear positif kuat).
Contoh3: Hubungan Harga Rumah dan Jarak ke Pusat Kota
Data harga rumah (miliar) dan jarak ke pusat kota (km): X=5,10,15,20,25; Y=3,2.5,2,1.5,1. Berapa korelasinya?
- 1.x̄ = 75/5 = 15, ȳ = 10/5 = 2
- 2.Σ[(xi-x̄)(yi-ȳ)] = (-10×1)+(-5×0.5)+(0×0)+(5×-0.5)+(10×-1) = -20
- 3.Σ(xi-x̄)² = 250, Σ(yi-ȳ)² = 2,5
- 4.r = -20 / √(250 × 2,5) = -20 / √625 = -20/25 = -0,8
Terdapat korelasi negatif kuat (r=-0,8) antara jarak ke pusat kota dan harga rumah. Semakin jauh dari kota, semakin murah harga rumah.
Contoh4: Hubungan Motivasi dan Produktivitas Karyawan
Skor motivasi (1-100) dan produktivitas (unit/hari): X=70,75,80,85,90; Y=50,55,60,65,70. Uji hubungannya!
- 1.x̄ = 400/5 = 80, ȳ = 300/5 = 60
- 2.Σ[(xi-x̄)(yi-ȳ)] = (-10×-10)+(-5×-5)+(0×0)+(5×5)+(10×10) = 250
- 3.Σ(xi-x̄)² = 250, Σ(yi-ȳ)² = 250
- 4.r = 250 / √(250 × 250) = 250 / 250 = 1,0
Korelasi positif sempurna (r=1,0). Semakin tinggi motivasi karyawan, semakin tinggi produktivitasnya.
Contoh5: Hubungan Iklan dan Penjualan
Biaya iklan (juta) dan penjualan (juta): X=1,2,3,4,5; Y=2,3,4,3,5. Hitung korelasi Pearson!
- 1.x̄ = 15/5 = 3, ȳ = 17/5 = 3,4
- 2.Σ[(xi-x̄)(yi-ȳ)] = (-2×-1,4)+(-1×-0,4)+(0×0,6)+(1×-0,4)+(2×1,6) = 6,8
- 3.Σ(xi-x̄)² = 10, Σ(yi-ȳ)² = 6,8
- 4.r = 6,8 / √(10 × 6,8) = 6,8 / √68 ≈ 6,8/8,25 ≈ 0,82
Korelasi positif kuat (r=0,82), namun p=0,09 > 0,05 (tidak signifikan statistik untuk n=5). Perlu sampel lebih besar untuk konfirmasi.