Apa itu Keuntungan Mekanis?
Keuntungan Mekanis (KM) adalah perbandingan antara beban yang diangkat dengan kuasa yang diberikan pada pesawat sederhana. Semakin besar keuntungan mekanis, semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban yang sama. Keuntungan mekanis menunjukkan seberapa efektif sebuah pesawat sederhana memperbesar gaya. Namun perlu diingat bahwa pesawat sederhana tidak mengurangi usaha total, hanya mempermudah dengan menukar gaya yang lebih kecil dengan jarak yang lebih panjang.
Rumus Keuntungan Mekanis
KM = W/F = Beban/Kuasaatau: KM = Jarak Kuasa / Jarak BebanKeterangan:
- KM= Keuntungan Mekanis (tak bersatuan)(contoh: KM = 4)
- W= Beban/berat yang diangkat (N)(contoh: W = 200 N)
- F= Kuasa/gaya yang diberikan (N)(contoh: F = 50 N)
- sₖ= Jarak tempuh kuasa(contoh: sₖ = 4 m)
- sᵦ= Jarak tempuh beban(contoh: sᵦ = 1 m)
Kategori:
Cara Menggunakan Kalkulator Keuntungan Mekanis
- 1
Pilih Jenis Pesawat Sederhana
Pilih tuas, katrol, bidang miring, atau roda berporos.
- 2
Masukkan Nilai Beban dan Kuasa
Masukkan berat beban dan gaya kuasa yang diberikan.
- 3
Atau Masukkan Dimensi
Alternatif: masukkan panjang lengan (tuas), jumlah tali (katrol), atau dimensi bidang miring.
- 4
Hitung KM
Dapatkan nilai keuntungan mekanis dan analisisnya.
Contoh Perhitungan
KM Tuas
Tuas dengan lengan kuasa 80 cm dan lengan beban 20 cm. Berapa KM-nya?
- 1.KM = Lengan Kuasa / Lengan Beban
- 2.KM = 80/20 = 4
Dengan KM = 4, beban 400 N bisa diangkat dengan kuasa hanya 100 N.
KM Katrol Majemuk
Sistem katrol dengan 6 tali penopang. Berapa KM-nya?
- 1.KM katrol = jumlah tali penopang
- 2.KM = 6
Gaya yang diperlukan hanya 1/6 dari beban.
KM Bidang Miring
Bidang miring panjang 10 m dan tinggi 2 m. Berapa KM-nya?
- 1.KM = panjang / tinggi
- 2.KM = 10/2 = 5
Gaya dorong hanya 1/5 dari berat benda.