Loading calculator…

Waist-to-Hip Ratio Calculator - WHR & Health Risk

Calculate Waist-to-Hip Ratio (WHR) for health risk assessment using WHO standards. Indicates cardiovascular disease, diabetes, and metabolic syndrome risk based on body fat distribution. Simple measurement tool for health monitoring and fitness tracking.

WHR Formula

WHR = Waist Circumference ÷ Hip Circumference

Keterangan:

  • Waist
    Measured at the narrowest point (navel level)(contoh: 80 cm)
  • Hip
    Measured at the widest point(contoh: 100 cm)
  • Healthy WHR Men
    < 0.90(contoh: 0.85)
  • Healthy WHR Women
    < 0.85(contoh: 0.75)

Cara Mengukur

  1. 1

    Ukur Lingkar Pinggang

    Di titik tersempit, biasanya setinggi pusar. Tarik napas biasa.

  2. 2

    Ukur Lingkar Pinggul

    Di titik terlebar pantat.

  3. 3

    Calculate Rasio

    Bagi pinggang with pinggul.

  4. 4

    Bandingkan

    Cek apakah in range sehat.

Contoh Perhitungan

Wanita Sehat

Soal:

Wanita, pinggang 70 cm, pinggul 95 cm.

Penyelesaian:
  1. 1.WHR = 70 ÷ 95 = 0.74
Hasil:WHR = 0.74 (Sehat)

WHR < 0.85 menandakan distthousandsi lemak yang sehat for wanita.

Pria with Risiko

Soal:

Pria, pinggang 95 cm, pinggul 100 cm.

Penyelesaian:
  1. 1.WHR = 95 ÷ 100 = 0.95
Hasil:WHR = 0.95 (Risiko Tinggi)

WHR > 0.90 for pria menandakan risiko metabolik yang lebih tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kenapa WHR lebih baik from BMI?
BMI tidak membedakan lemak and otot, tidak juga lokasi lemak. WHR mengukur lemak visceral (perut) yang lebih berbahaya for jantung and diabetes dibanding lemak di pinggul/paha.
What is pola apel vs pir?
Apel: lemak terpusat di perut (WHR tinggi) - risiko lebih tinggi. Pir: lemak di pinggul/paha (WHR rendah) - relatif lebih sehat. Pria cenderung apel, wanita (premenopause) cenderung pir.
Berapa WHR yang berbahaya?
WHO: Pria >0.90, Wanita >0.85 = risiko tinggi. WHR >1.0 for pria or >0.90 for wanita = risiko very tinggi for penyakit kardiovaskular.
How menurunkan WHR?
Fokus on lemak perut: defisit kalori, latihan kardio + strength training, kurangi gula/alkohol, manage stress (kortisol meningkatkan lemak perut), tidur cukup.

Kalkulator Terkait

Referensi